[PUISI] Kecil

08.22


Seperti bintang di kegelapan malam
Nampak kecil secuil
Begitu juga diriku
Yang sangat kecil di hadapan MU

            Aku bagai setitik debu dilautan
            Tiada arti dan tak berdaya
Lihat !
Bumi yang kita pijak !
Bandingkan dengan diri kita
            Apakah pantas kesombongan?
            Apakah pantas rasa takabur ?

Sungguh betapa hinanya kita
Bila kita melanggar perintahNYA

            Ya Ilahi  Robbi,
Kepada Mu lah kita semua menyembah
Kuharap kita bisa bersama
Di sisi kasih sayang abadi Mu


PUISI yang selanjutnya ini masih berbau religius, menunjukkan rasa cintaku yang ku persembahan kepada Tuhan lewat tulisan.

Ketika aku membuatnya, yang ada di kepalaku adalah bayangan betapa kecilnya aku, manusia. Diceritakan melalui hadist bahwa bumi kita hanya satu di antara milyaran planet yang ada di angkasa. Kalau pandangan kita zoom ke pandangan galaksi, bumi kita tidak tampak di antara planet lainnya karena saking kecilnya. Padahal di angkasa raya ada milyaran galaksi.

Galaksi yang dihuni sistem tata surya kita adalah Milky Way Galaxy  atau biasa disebut galaksi bima sakti. Letak tata surya kita, matahari beserta Sembilan planetnya, berada di pinggir piringan galaxi yang berbentuk seperti cakram.

Sebegitu kecilnya bumi sampai tak bisa dilihat. Apalagi manusia sebagai penghuni buminya, amat teramat sangat tidak nampak sedikit pun. Bagi penumpang pesawat saja, yang ketinggian pesawat itu tidak bisa jauh ya paling tinggi kita ibaratkan 38.000 kaki, mereka tidak bisa melihat manusia yang ada di bawahnya, yang tampak hanya hamparan sawah, laut, daratan dll yang seakan-akan tanpa penghuni.

Maka dari itu sangat lah tidak pantas bagi manusia itu sombong dan membanggakan dirinya, bahkan sampai meniadakan Tuhan dalam hidupnya, padahal bumi yang kita pijak, udara yang kita hirup, semuanya milik Allah Sang Pencipta, sangat tidak pantas dan tidak masuk akal bukan.

Sangat tidak pantas kalau kita melawan perintah Allah dan melakukan pelanggaran dengan membuat kerusakan di bumi Nya. Penebangan liar, membuang sampah sembarangan, korupsi, pungli, saling hina,  saling menyakiti, semua itu hal yang hampir sehari-hari di konsumsi, tapi kita tak sadar betapa hal tersebut akan merugikan kita sendiri.
  

You Might Also Like

0 komentar

Instagram